Patroli Perairan Padang, Polisi Ingatkan Nelayan dan Wisatawan soal Keselamatan
![]() |
| Sumber ; Humas Polda Sumbar |
PADANG, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera Barat menggelar patroli di sejumlah wilayah perairan Kota Padang, Senin (26/10/2026). Patroli menggunakan Kapal Polisi (KP) III-2004 dan KP III-1002 untuk memantau keamanan perairan sekaligus mengingatkan nelayan dan operator wisata bahari agar mengutamakan keselamatan pelayaran.
Patroli menyasar perairan Pulau Sinyaru, Pantai Padang, serta jalur pelayaran yang dilalui kapal wisata menuju Kepulauan Mentawai.
Direktur Polairud Polda Sumbar AKBP Ibnu Bagus Santoso mengatakan, patroli rutin dilakukan untuk mencegah potensi pelanggaran hukum dan meningkatkan keselamatan masyarakat yang beraktivitas di laut.
“Personel di lapangan kami instruksikan untuk melakukan pendekatan dialogis, memeriksa kelengkapan dokumen dan kelaikan kapal, serta memberikan edukasi mengenai kondisi cuaca dan keselamatan kepada nakhoda maupun anak buah kapal,” kata Ibnu Bagus Santoso.
Dalam patroli menggunakan KP III-2004, petugas melakukan pemantauan di perairan Pulau Sinyaru sekitar pukul 08.40 WIB. Berdasarkan laporan kegiatan, petugas tidak menemukan indikasi tindak pidana di lokasi tersebut.
Pada pukul 10.18 WIB, petugas memeriksa kapal nelayan KM Fari Putra 03 dengan tonase kotor 13 GT yang berbendera Indonesia. Kapal tersebut diawaki tiga anak buah kapal di bawah nakhoda Zulfikar.
Dari pemeriksaan tersebut, petugas melaporkan tidak menemukan pelanggaran hukum. Personel kemudian memberikan imbauan kepada awak kapal agar memantau kondisi cuaca sebelum melaut, memastikan ketersediaan alat keselamatan, serta menyediakan kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).
Sementara itu, KP III-1002 melaksanakan patroli di perairan sekitar Kota Padang dan jalur pelayaran wisata. Petugas juga menyambangi KM Barenjoy yang membawa wisatawan mancanegara untuk berselancar di Kepulauan Mentawai.
Dalam kegiatan tersebut, personel mengingatkan nakhoda dan awak kapal agar memperhatikan keselamatan pelayaran, termasuk penggunaan jaket pelampung (life jacket) serta ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) yang berfungsi baik.
Petugas juga menyampaikan informasi mengenai layanan pengaduan Ditpolairud Polda Sumbar agar masyarakat pesisir, nelayan, dan pelaku wisata bahari dapat melaporkan kejadian darurat maupun dugaan tindak pidana di wilayah perairan.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, dan operator wisata bahari untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca saat beraktivitas di laut.
“Kami mengimbau nelayan dan operator wisata bahari agar selalu mengutamakan keselamatan. Jangan memaksakan diri melaut jika kondisi cuaca tidak mendukung, dan pastikan alat keselamatan di kapal tersedia serta berfungsi dengan baik,” kata Susmelawati.
Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan dugaan tindak pidana atau kecelakaan laut kepada petugas melalui saluran pengaduan resmi yang tersedia atau kantor kepolisian terdekat.
Ditpolairud Polda Sumbar menyatakan patroli perairan akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah laut dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan pelayaran.
Sumber : Humas Polda Sumbar
Editor : Rid1
